
BaruKemeja Aruna
Rp 1.350.000
Inacraft 2026 · Koleksi Pusaka
Batik tulis Lasem dan tenun Bali—dipilih selembar demi selembar, lalu diracik menjadi kemeja, blouse, dan potongan yang layak diwariskan. Edisi terbatas, dibuat dengan tangan, dikirim ke seluruh dunia.
100%
Buatan tangan
2–6
Minggu per lembar
ID · World
Dikirim global
Bali · Hand-drawn batik · 2026Edisi terbatas · 12 potong
Selendang Perada
Tiga cara untuk mengenakan wastra
Setiap koleksi lahir dari satu pertanyaan sederhana: bagaimana selembar kain bisa tetap relevan tanpa kehilangan akarnya?
Dari meja kerja
Kami memilih kain yang memiliki tekstur, cerita, dan warna yang tidak lekang. Tidak banyak—hanya yang benar-benar kami percaya.
Lihat semua
BaruRp 1.350.000

KemejaRp 1.450.000

Busana WanitaRp 1.450.000

BaruRp 1.350.000
Trusmi, Cirebon · Jawa BaratTentang wastra
Di balik setiap lembar ada perajin yang menghabiskan waktu, bukan hanya bahan. Ada tangan yang membaca motif, mencelup benang, dan menunggu warna mengering.
Neshvari Wastra bekerja langsung dengan perajin di Lombok, Banten, Cirebon, Bali, Kalimantan, dan Sumatra. Kami membeli dengan harga yang adil, menyebut asal kain dengan jelas, dan tidak mempercepat proses yang seharusnya lambat.
Baca kisah kamiProses
Kami tidak mempercepat proses yang seharusnya lambat. Yang kami jaga adalah hubungan antara tangan, bahan, dan waktu.
Kami memilih katun, sutra, dan benang tenun yang sesuai dengan karakter kain—bukan sekadar yang paling murah.
Indigo, soga, dan akar-akaran menghasilkan warna yang tidak pernah seragam. Justru itu yang kami cari.
Ditenun di alat tradisional, lalu diperiksa tangan demi tangan. Tidak ada dua lembar yang identik.

Catatan dari Jakarta
Respons pasar meyakinkan kami bahwa wastra punya tempat di lemari hari ini—bukan hanya di museum. Minat dari pembeli internasional membuat kami percaya bahwa cerita Indonesia bisa berjalan jauh.
“Wastra tidak perlu diterjemahkan. Ia hanya perlu diceritakan dengan jujur.”
Neshvari Wastra · Inacraft 2026
Baca catatan InacraftJurnal

Di Lombok Tengah, satu lembar kain bisa memakan waktu berminggu-minggu. Kami duduk bersama perajin dan belajar membaca ritme itu.

Batik tulis bukan kain yang perlu disimpan di lemari. Ia justru semakin hidup saat dipakai—dengan perawatan yang tepat.

Enam hari di Jakarta, ribuan percakapan, dan satu pelajaran: wastra Indonesia tidak perlu diterjemahkan agar dicintai.
@neshvari.wastra
“Kain yang dibuat dengan tangan tidak pernah benar-benar selesai. Ia terus berubah bersama pemakainya.”Neshvari Wastra · Catatan dari meja kerja