Tangan membatik dengan canting di atas kain

Proses & material

Dari serat
ke cerita.

Wastra tidak dimulai dari desain di layar. Ia dimulai dari benang, air, api, dan tangan yang tahu kapan harus berhenti.

Material

Bahan yang tidak tergesa.

Kami memilih bahan berdasarkan bagaimana ia menua, bukan hanya bagaimana ia terlihat saat baru.

Katun

Katun primisima dan katun tenun tangan menjadi dasar sebagian besar koleksi. Teksturnya jujur, menyerap warna dengan baik, dan semakin nyaman setelah dipakai.

Sutra

Sutra dipakai untuk pieces yang membutuhkan jatuh ringan dan kilau lembut. Kami memilih sutra dengan berat yang cukup agar tidak transparan dan tahan lama.

Pewarna alam

Indigo, soga, dan akar-akaran menghasilkan warna yang tidak pernah seragam. Kami tidak mengejar keseragaman—kami menjaga karakter.

Proses

Empat tahap, tanpa jalan pintas.

01

Memilih serat

Sebelum motif, ada bahan. Kami memilih benang dan kain yang sesuai dengan fungsi pieces—bukan sekadar yang paling mudah didapat.

02

Menyiapkan benang

Untuk tenun ikat, benang diikat dan dicelup sebelum ditenun. Bagian yang diikat tetap terang; bagian yang terbuka menyerap warna. Pola lahir dari resistensi.

03

Menenun & membatik

Tenun dibuat di alat tradisional. Batik ditulis dengan canting, garis demi garis. Keduanya tidak bisa dipercepat tanpa kehilangan sesuatu.

04

Menyelesaikan

Tepi dijahit tangan, kain diperiksa, dan setiap variasi dicatat. Kami tidak menyembunyikan ketidaksempurnaan; kami menjelaskannya.

Asal

Dari banyak tempat, satu bahasa.

Setiap daerah punya teknik dan motifnya sendiri. Kami tidak menyeragamkannya.

LombokTenun ikat Sasak
BantenTenun Baduy
CirebonBatik tulis Trusmi
BaliBatik perada
KalimantanTenun Pagatan
SumatraTenun klasik
LampungKain tampan
NTTTenun ikat
JawaSutra & batik

Glosarium

Beberapa kata yang perlu dikenal.

Batik tulis

Batik yang motifnya digambar tangan dengan canting dan lilin panas. Prosesnya lambat dan menghasilkan garis yang tidak pernah sepenuhnya seragam.

Tenun ikat

Teknik menenun di mana benang diikat dan dicelup sebelum ditenun, menciptakan motif yang muncul dari bagian yang tidak terkena warna.

Perada

Aksen emas pada kain, sering dikaitkan dengan upacara dan kain pusaka. Kilaunya lembut dan berubah seiring waktu.

Soga

Pewarna alami cokelat hangat yang menjadi salah satu warna khas batik Jawa, berasal dari kulit kayu dan daun.

Boutique wastra Indonesia. Batik tulis Lasem, tenun Bali, kemeja, dan potongan edisi terbatas dari perajin pilihan—dikirim ke seluruh dunia.